Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2009

Aku pernah membaca buku agama  entah apa nama bukunya, intinya mengajak kita untuk memperbanyak zikir. Maka ku coba untuk membuktikannya, kira-kira beginilah ceritanya :

Hari Ahad 23 November 2008 adalah saat di mana hari perayaan ulang tahun ke-II Komunitas Blog Anging Mammiri.

“ Gimana nih boss? Besok ada acaranya Komunitas Blog Anging Mammiri pukul 08.30 di MTC, mau hadir?”, smsku pada sahabatku Ikbal yang rupanya juga salah satu dari panitia di acara tersebut.

“ Tentu, dan sepertinya uang registrasinya 20.000” sms balasan Ikbal.

Pagi itu tujuanku memang kesana tapi mumpung masih ada waktu (sekitar pukul 06.30), aku sempatkan diri untuk mengantar adikku ke rumah Paman untuk mengambil buah mangga, ya…! penebusan janjiku tadi malam.

“Arman, antarka dulu ke rumahnya Om ambil mangga”, Kata Adikku.

“Ayomi pade, tapi sebentar jaki itu karena ada acaraku jam setengah sembilan.” Jawabku.

Untuk mengoptimalkan waktu, seketika itu pula kuantar adikku ke rumahnya Paman, sesampainya sudah sekitar pukul 07.12.

“ De, cepatmaki pulang nach?” Tanyaku.

Tiba-tiba sepupuku datang dan bertanya,

“ Arman lamajaki pulang toh?”

Aku pun tiba-tiba tersentak berpikir bagaimana ini apa yang harus aku lakukan.

“ Iye’ji” jawabnya.

“ Iye, tidak. Cepatjika pulang bentar karena ada acaraku jam setengah sembilan.” Jawabku.

Sepupuku pun sedikit bercanda menganggapku akan keluar jalan dengan pacar, “ Ya….pasti mauki keluar sama pacarta”.

“ Aduh! tidak ka, orang lagi jomblo”.

Sepupuku pun menjelaskan bahwa, adiknya (saudara sepupuku) lagi sakit dan butuh obat sayur yang pahit-pahit namanya “Jumpai”, dan obatnya itu di ambil di Pallangga (salah satu desa di Kab. Gowa, Sulawesi Selatan) yang jaraknya dari rumah tersebut lumayan jauh, padahal jam telah menunjukkan pukul 07.48.

“ Gimana ya?” pikirku sejenak. Tidak baik menolaknya!

“Arman mending pergimaki sekarang supaya tidak terlambatki” saran Adikku.

Kemudian dengan segera kududuk di atas motor berharap waktu dapat berkompromi dan aku tidak terlambat ke acara tersebut, kuucapkan doa dan niat kepada Allah SWT berharap agar tidak terlambat nantinya. Ku hirup nafas dengan zikir “ Laa ilaaha illallah” terus kuhembuskan seraya berserah diri padanya.

Ku hidupkan sepeda motor dan kulesatkan dengan segera ke Pallangga untuk mengambil obat tersebut.

“ Ah…akhirnya sampai ke tempat semula dan tepat pukul 08.35”.

“Wah…mati aku, acaranya sudah mulai pasti.” Ketusku.

Kucoba hubungi temanku Ikbal tapi tak diangkat-angkat.

Waktu menunjukkan pukul 08.45 aku beranjak kembali ke rumah dan tetap berharap agar tidak telat sambil zikir “Laa ilaaha illallah”.

Sesampai di rumah sudah pukul 09.10.

“Aduh, terlambatmaki ini” ketusku. Kucoba tenangkan diri dan terus menghubungi temanku Ikbal, akhirnya nyambung.

“ Halo Sobat, udah mulai acaranya”. Tanyaku.

“ Belum mulai, entah kapan mulainya”. Jawabnya. Senang aku dengarnya.

“ Ok Sobat, kalau gitu mandika dulu.”

Kemudian aku bergegas mandi dan ganti baju terus berangkat ke MTC. Sesampainya di sana, rupanya belum mulai acaranya dan sudah didaftarkan oleh Ikbal, benar-benar teman yang baik.

Saat dimulainya acara banyak kuis yang diberikan, ini membuatku tertari untuk menjawab beberapa pertanyaan dan mendapatkan beberapa hadiah dari panitia. Tapi sangat susah juga disamping keberanian minim, juga jarang mendapatkan kesempatan.

Ini membuatku merasa agak tertantang untuk mendapatkan beberapa hadiah.

“ Masa sih satu hadiah saja tidak dapat.” Tegasku.

Dengan harapan besar ku zikirkan kalimat “ Laa ilaaha illallah” berharap dapat kesempatan. Akhirnya tiba juga kesempatan itu.

“ Siapa nama ketua Komunitas Anging Mammiri?” Tanya MC.

“ Mbak Rara” Jawabku.

Serentak panitia di sebelah kananku berteriak “ Salah…salah!”

“ He..he…he…Salah.”

Tapi akhirnya aku bisa menjawab dengan benar walaupun dapat sedikit bisikan. Ok deh satu hadiah aku peroleh.

Kemudian di akhir acara MC pun kembali membagi-bagikan merchandise ke pada peserta dengan cara mengundi. Lagi-lagi masih berharap dapat hadiah lagi.

“Laa ilaaha illallah” Zikir dalam hati.

Tiba-tiba saja MC bertanya :

“ Siapa yang ulang tahunnya bulan November, yang mendekati tanggal 25 November?”. Maklum ulang tahun Komunitas Blog Anging Mammiri pada tanggal 25 tersebut. Dengan segera aku lansung berdiri dan mengangkat tanganku.

“ Saya-saya, saya lahir bulan November tanggal 25 November”, jawabku.

“ Coba lihat KTPnya?”, tanya MC.

Terus aku perlihatkan KTP, Nah…..dapat hadiah lagi. Aku merasa sangat senang karena rupanya ulang tahunku bersamaan dengan Kom. Blogger Anging Mammiri, ku anggap hadiah itu sebagai hadiah ulang tahunku.

“ Terima kasih teman-teman Panitia Kom. Anging Mammiri”.

Mau pulang duit tinggal empat ribu rupiah. “ Gimana ini ? bagaimana kalau uang pembayaran parkirnya tidak cukup”. Maklum kalau parkir motor jam pertama dikenakan dikenakan seribu rupiah dan jam seterusnya dikenakan 500 rupiah, dan aku berada di sana dari pukul 10.00 sampai 17.00, kira-kira berapa uang parkirnya?

Berharap cemas, takut, malu karena uang parkir tidak mencukupi.

Aku ambil motor yang di parkiran dan ku kendarai keluar pos pembayaran parkir.

“ Laa ilaaha illallah”

Aku berharap uang parkirnya cukup!, Alhamdulillah, Cukup!

Ini adalah sebuah pengalaman kecil yang aku alami dengan kalimat tauhid, Ya! Pengalaman kecil tapi penuh makna. Ada banyak pengalaman yang kulalui, namun tidak sempat tertuliskan. Intinya mudah-mudahan cerita singkat ini dapat diambil faedahnya, baik atas diri saya pribadi maupun teman-teman sekalian dan bukan lagi “Sehari dengan kalimat Tauhid” tetapi menjadi “Setiap saat dengan kalimat Tauhid”.

Beranjak dari rasa penasaran tentang bukti kebesaran Al-Quran.

“ Setiap ayat di dalam Al-Qur’an adalah jelas kebenarannya, dan kita butuh bukti. Akhirnya dengan rahmat Allah SWT itu semua terbuktikan”.

Firman Allah SWT dalam S. Faathir ayat 10:

“ Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah lah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik(1) dan amal yang saleh dinaikkannya(2). Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan bagi mereka azab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur”.

  1. Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa perkataan yang baik itu ialah kalimat Tauhid yaitu “ Laa ilaaha illallah” dan ada pula yang mengatakan semua perkataan yang baik yang diucapkan karena Allah.

  2. Maksudnya ialah bahwa perkataan baik dan amal yang baik itu dinaikkan untuk diterima dan diberinya pahala.

 

 

Directed by : http : //www.armandinata.wordpress.com

Read Full Post »

Sepeda Vs Motor

Pemandangan tidak lazim terjadi di sudut kota Makassar. Aksi balapan liar yang kian marak saat ini, membuat para pengendara sepeda “gerah” karena merasa tersaingi. Sehingga salah seorang pengendara sepeda berani menantang pengendara motor di jalan raya.

Alhasil, diluar dugaan sepeda dapat “mengungguli” motor.

Hmm….

WuzZ...WuzZZ WuzZ…WuzZZ

Hebat juga ya..

Read Full Post »